Networking, Opensource and Experience

top line

IP Address

IP Address merupakan hal yang paling penting dalam dunia networking, setelah mempelajari tentang IP Address kita akan paham tentang format, konsep pengelomokan, cara membagi kelompok IP kedalam sebuah subnet, dan masih banyak lagi, simpelnya kita akan memahami tentang pengalamatan dan subnetting pada jaringan.

Jika sebuah device ingin melakukan komunikasi menggunakan TCP/IP, maka device tersebut membutuhkan sebuah IP address. Ketika device tersebut memiliki IP address serta hardware dan software yang sesuai, maka device tersebut dapat berkomunikasi antara satu denga yang lainnya. Setiap device yang dapat melakukan pengiriman dan menerima paket IP disebut dengan IP host.

IP address terdiri atas 32-bit nomot, IP address yang biasa kita lihat ditulis dalam bentuk dot-desimal. Tujuan dari penulisan dengan menggunakan dot-decimal tersebut adalah untuk memudahkan pebacaan IP oleh manusi, sedangkan pada pemrosesan IP address diperangkat networking akan menggunakan binary. Contoh, IP dengan penulisan dot-decimal 168.1.1.1 akan lebih mudah diingat dibandingkan jika dituis dengan menggunakan binary 10101000 00000001 00000001 00000001.

Setiap decimal pada IP address disebut dengan octet, istilah octet digunakan oleh vendor untuk mengungkapkan byte. Jadi IP address 168.1.1.1, nilai octet pertama nya adalah 168, oktet yang ke dua 1, dan seterusnya, nilai desimal untuk setiap octet berkisar natara 0-255.

IP address diberikan pada setiap interface network secara unik(tidak ada yang sama), kebanyakan kita berpikir bahwa yang memiliki IP address adalah device atau komputer kita, namun sebenarnya yang memiliki IP adalah Network Inteface Card (NIC) pada komputer kita. Satu komputer bisa memiliki 1 atau lebih IP address, hal ini bergantung pada jumlah NIC yang dimiliki oleh komputer kita.

Bagaimana IP Address dikelompokkan?
Kaidah yang digunakan untuk pengelompokan TCP/IP yang disebut dengan IP network. Alamat pada sebuah network memiliki nilai yang sama pada bagian pertama semua alamatnya.

Routing ip address

Kaidah dari pengalamatan IP dan pengelompokan IP memudahkan dalam proses routing. Sebagai contoh semua IP address yang dimulai dengan angka 8 merupakakn IP network dari semua host yang berada pada gambar sebelahkanan, begitu juga dengan IP address yang dimulai dengan angka 130.4 dan 199.1.1, maka pada tabel routing kedua router hanya akan terdapat dua kelompok network, silahkan baca materi tentang routing tabel disini untuk memahami lebih lanjut masalah ini.

Catatan: semua IP address yang berada pada kelompok yang sama tidak boleh dipisahkan oleh router, sebaliknya IP address yang dipisahkan oleh router harus merupakan kelompok yang berbeda.

Pembagian kelas IP address
Didefinisikan pada RFC 791 tentang IP protocol, termasuk didalamnya pengelompokan network kedalam kelas berbeda. Tiga kelas network yaitu kelas A, B dan C. TCP/IP mendefinisikan kelas D sebagai alamat multicast dan kelas E sebagai alamat IP yang digunakan untuk experimental.

Pengelompokan kelas pada IP address terdapat dua bagian yaitu bagian host dan bagian network, secara berurutan porsi Host(H) dan Network(N) pada kelas A, B dan C dapat dilihat pada tabel berikut.

Kelas IP address Prefix Porsi Host(H) dan Network(N)
A 1.0.0.0 - 126.0.0.0 /8 N.H.H.H
B 128.0.0.0 - 191.255.0.0 /16 N.N.H.H
C 192.0.0.0 - 223.255.255.0 /24 N.N.N.H

Zikrillah

An ordinary person who use a keyboard to print a word on his screen, "an experienced keyboard user".

No comments :

Post a Comment

Leave a Comment...